Cara Paralel siaran parabola ke banyak TV bisa pilih channel bebas

Menjawab pertanyaan dari komentar yang saya terima tentang paralel siaran tv di parabola, pertanyaannya seperti ini : "kalo 2 parabola di pakai untuk 4o tv dengan jumlah channel 30, apa saja yang diperlukan dan bagaimana cara masangnya?"

Sebenarnya untuk menjawab pertanyaan yang kurang spesifik itu agak sulit, tetapi saya mencoba menyimpulkan dari apa yang di maksud dari pertanyaan itu, adalah: "penanya ingin menyambungkan 2 dish antenna parabola untuk di pakai 40 televisi yang masing-masing bisa memilih channel sebanyak 30 siaran tv dalam 2 posisi satelit atau posisi satelite yang sama. Tetapi sebenarnya, jika anda bukan seorang teknisi ahli yang biasa masang parabola, sedetil apapun saya menjelaskannya, akan membutuhkan waktu untuk dapat mengerti dan memahaminya, tapi tidak ada salahnya saya coba menjelaskan dengan cara sederhana.

Nah, saya akan mencoba dengan jawaban yang simpel agar mudah untuk di mengerti, karena secara teknis program ini membutuhkan praktek langsung untuk lebih detilnya.

Jika anda ingin menyambungkan 30 siaran tv ke 40 televisi yang masing-masing bisa memilih channel sendiri dengan kata lain (paralel receiver) yang biasa di gunakan untuk perhotelan atau penginapan, itu dibutuhkan banyak perangkat, yaitu:
  •  Untuk menyalurkan 30 siaran tv ke 40 perangkat televisi, berarti Anda harus memiliki 30 dvb receiver yang masing-masing di program untuk 1 channel siaran televisi saja.
  •  Jika Anda menggunakan 2 dish antena parabola, anda harus menentukan posisi satellite mana saja yang ingin di pakai, jika hanya satu posisi satellite saja yg di ambil dengan 2 dish antena, itu bagus, karena secara teknis akan mempermudah dalam mengkategorikan setiap channel siaran tv yang berpolarisasi Vertical atau Horizontal.
Contoh misalnya:
2 dish mengambil posisi satellite Palapa D, dish ke 1 dipakai untuk siaran tv berpolarisasi Vertikal seperti- Indosiar, Matrix tv, Da ai TV, Gogo Mall tv, MNC, HCBN...dll.
Dish ke 2 di pakai untuk siaran tv berpolarisasi Horizontal, seperti- RCTI, TVOne, Global TV, Metro tv, LBS, NHK tv...dll.
- Jika 2 dish di gunakan untuk 2 posisi satellite yang berbeda, seperti: dish 1 untuk Palapa D, dish 2 untuk Telkom 1. Sebaiknya anda memilih channel tv tertentu untuk di kategorikan dalam polarisasi Ver / Hor, hanya saja akan ada penambahan alat seperti: Line Amplifier, Spliter 22K atau spliter DiseQ pemisah beberapa LNB yang di gunakan, banyaknya alat seperti 22K, DiseQ, Line Amplifier, LNB akan tergantung pilihan anda dalam menentukan pilihan polarisasi setiap channel tv.
  •  Untuk dapat menyalurkan setiap siaran televisi ke 40 perangkat tv atau lebih, anda harus melengkapi alat seperti: Channel Plus Mixer = alat untuk merubah frekuensi program RF-Out dari setiap DVB receiver yang umumnya berfrekuensi UHF, lalu di ubah menjadi VHF-Low atau VHF-High oleh alat Channel Plus lalu di saring oleh alat Mixer, kemudian signalnya diperkuat oleh Booster.
  •  Untuk memperkuat daya jangkau paralel melalui frekuensi RF-Out receiver lalu ke Channel Plus Mixer, maka anda membutuhkan alat Booster penguat signal frekuensi RF-Out sebelum masuk ke setiap televisi yang akan anda gunakan.
Contoh alur rangkaian paralel: - 2 Dish antenna >> Beberapa buah LNB-F >> Beberapa buah Spliter 22K atau Spliter DiseQ >> Line Amplifier >> Masuk ke beberapa DVB Receiver >> Masuk ke Channel Plus >> masuk ke Mixer >> masuk Booster >> Terakhir masuk ke TV.

Semua peralatan bisa Anda dapatkan di toko khusus yang menjual perangkat parabola. Dan anda bisa konsultasikan dengan tehknisi ahlinya.

Itulah penjelasan singkat tentang paralel DVB Receiver parabola ke banyak televisi, mohon maaf apabila penjelasannya tidak terlalu mendetil. Maklum masih puasa...dan menjelang Lebaran...hehe. Tapi di lain hari akan saya bahas lebih lanjut dan lengkap. Sallam.